Randy Bagus Hari Sasongko sebelumnya didakwa dengan pasal 348 ayat (1) KUHP atau pasal 348 ayat (1) juncto pasal 56 ayat (2) KUHP. Ia diduga terlibat dalam perkara aborsi mendiang Novia Widyasari, mahasiswi asal Mojokerto.
Novia Widyasari ditemukan meninggal di atas pusara ayahnya di Makam Umum Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Mojokerto, Kamis (2/12) sekitar pukul 15.30 WIB. Ia nekat menenggak potasium yang dicampur teh.
Belakangan terungkap, aksi nekat Novia ini diduga akibat persoalan asmaranya dengan Bripda Randy yang kala itu masih berdinas di Polres Pasuruan. Sejak menjalin hubungan pada 2019, keduanya beberapakali melakukan hubungan badan.
'Kelonan' Sebelum Gugurkan Janin
Pengakuan Randy Bagus lain soal kronologis sebelum Novia menggugurkan kandungan. Ia mengatakan sempat berhubungan badan sebelum proses menggugurkan kandungan itu.
Dalam sidang di PN itu, Randy mengaku sempat pergi dengan Novia ke hotel di Kota Batu pada 28 Agustus 2021. Keduanya tiba di hotel sekira pukul 14.00 WIB. Setelah masuk ke kamar, sejoli ini kemudian berhubungan badan.
Randy sempat melihat ada plastik klip berisi butiran pil. Bisa jadi pil itu merupakan obat cytotec yang digunakan untuk menggugurkan kandungan Novia.
"Saya kelihatan (obat) di dalam klip plastik begitu, terus keluar (ambil nasi)," imbuh Randy yang mengenakan kemeja putih itu.
Usai melakukan hubungan badan, Randy dan Novia kemudian check out dari hotel sekira pukul 18.30 WIB. Keduanya kemudian manuju ke Mojokerto untuk mengantar Novia. Setibanya di Mojokerto, Randy dan Novia sempat mampir di warung sate dekat Polsek Prajuritkulon.
Baca Juga: Pembeli Obat Aborsi Novia Widyasari Jadi Saksi Meringankan Bagi Randy Bagus
Saat di rumah makan itu, Novia kemudian pamit pergi ke toilet. Tak lama Novia pun kembali, mahasiswi Universitas Brawijaya Malang itu kemudian menyampaikan jika keluar darah.
"Saya keluar darah," kata Randy menirukan perkataan Novia saat berada di warung sate itu.
Akan tetapi, Randy berdalih tidak mengetahui kapan Novia meminum pil cyctotec yang dibeli menggunakan akun Shopee Ayuwtrrr pada 20 Agustus 2021 itu. Hanya saja Randy mengatakan jika Novia meminum 2 butir obat.
Tak hanya meminum, lanjut Randy, Novia juga memasukan obat pil cytotec tersebut ke kemaluannya. Hal itu dilakukan guna mempercepat proses pendarahan. "Saya tidak tahu persis kapan dimasukkan obatnya," dalih Randy.
Untuk diketahui, Novia Widyasari (21), mahasiswi Universitas Brawijaya Malang meninggal usai menenggak racun di pusara ayahnya di Makam Islam Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (2/12/2021). Kasus bunuh diri itu kemudian viral di media sosial.
Diduga, Novia mengalami depresi lantaran beberapa kali dipaksa aborsi hingga nekat mengakhiri hidupnya. Kasus itupun kemudian ditangani pihak kepolisian. Kemudian pada Sabtu 4 Desember 2021 Polda Jatim menetapkan Randy Bagus Hari Sasongko menjadi tersangka.
Tag
Berita Terkait
-
Pembeli Obat Aborsi Novia Widyasari Jadi Saksi Meringankan Bagi Randy Bagus
-
Kuasa Hukum Randy Bagus Sebut Perkara Kliennya Terkesan Dipaksakan karena Viral
-
Dokter Spesialis Beri Penjelasan ke Majelis Hakim Obat yang Diduga Diminum Novia Widyasari
-
Jaksa Hadirkan Dua Saksi di Luar BAP Kasus Aborsi Novia Widyasari, Kuasa Hukum Randy Bagus Layangkan Protes
-
Sidang Randy Bagus di Mojokerto, Ini Sosok Pembeli Obat Penggugur Kandungan Novia Widyasari
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI
-
Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
-
Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa
-
Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih
-
BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026