Demi Raih Dukungan, Kandidat Cawali Surabaya Minta Bantu Paranormal

Bangun Santoso
Demi Raih Dukungan, Kandidat Cawali Surabaya Minta Bantu Paranormal
Sejumlah paranormal dikerahkan untuk meraih dukungan warga menjelang Pilkada Surabaya 2020 oleh pasangan independen Sholeh dan Taufik. (Suara,com/Arry Saputra)

Melalui jasa paranormal, pasangan jalur independen Sholeh dan Taufik berharap meraih banyak dukungan warga

SuaraJatim.id - Pasangan calon kandidat wali kota dan wakil wali kota Surabaya dari jalur independen, M Sholeh dan Taufik Hidayat alias Taufik Monyong melakukan kampanye dengan mengerahkan pasukan paranormal di acara Car Free Day, Taman Bungkul, Surabaya, Minggu (8/12/2019) pagi.

Paranormal tersebut berasal dari komunitas Syahbandar Kari Madi (SKM) yang merupakan perguruan ilmu bela diri dan tenaga dalam. Nampak juga salah satu paranormal yang cukup ternama yakni Ki Sableng.

Taufik yang juga seorang seniman ini mengatakan, jika paranormal yang didatangkan untuk menarik perhatian masyarakat untuk mendapatkan dukungan. Selain itu juga memberitahukan keberadaan mereka sebagai calon independen.

"Ini sengaja kami lakukan di CFD Taman Bungkul untuk membuktikan keberadaan kami dalam proses pengumpulan KTP itu masing di kantong-kantong masyarakat. Kayak di mal, pasar dan kampung-kampung," ujar Taufik saat ditemui di acara CFD.

Paranormal yang didatangkan ini juga sebagai simpatisan mereka. Taufik mengklaim jika banyak relawan yang bergabung dalam tim suksesnya. Para relawan ini akan membantu penggalangan dukungan berupa KTP yang nantinya digunakan sebagai syarat pendaftaran ke KPU.

"Karena kami dari jalur independen, tim relawan kita bawa nasi sendiri, minum sendiri. Dokumentasi juga mereka sendiri yang melakukan, ada yang dari Sememi, SKM, dan masyarakat lainnya. Jadi saya optimis bisa mencapai 200 ribu KTP," ujarnya.

Ditanya terkait tujuan mendatangkan paranormal, Taufik menyebut jika para paranormal ini sebenarnya akan melakukan pengobatan alternatif. Namun rencana tersebut diurungkan lantaran akan dipindahkan ke tempat lain yakni di kawasan Dolly.

"Rencananya kan mau bantu masyarakat yang selama ini datang ke rumah sakit ndak sembuh-sembuh bisa mencoba pengobatan alternatif. Tapi karena setelah evaluasi kami pindah ke Dolly, kan kebanyakan di sini (CFD) orang olahraga," jelasnya.

Pengobatan alternatif tersebut dimanfaatkan untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat terhadap pasangan Sholeh dan Taufik. Untuk mendapatkan dukungan yang banyak, mereka juga akan sosialisasi di media sosial agar banyak yang mengetahui tentang informasi pengobatan alternatif yang rencananya akan diadakan di Dolly tersebut.

"Jadi bayarnya pakai KTP, masyarakat cukup membawa KTP saja untuk daftarnya. Kemudian mengisi data dan menandatangani persetujuan untuk mendukung kami," katanya.

Kontributor : Arry Saputra

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS