Menyelinap Masuk ke Rumah Rini, Budi Tewas Setelah Diteriaki Maling

Di TKP tubuh Budi yang memakai jaket warna kebiruan dan bercelana levis, terlihat tengkurap di saluran air

Dwi Bowo Raharjo
Jum'at, 03 April 2020 | 08:29 WIB
Menyelinap Masuk ke Rumah Rini, Budi Tewas Setelah Diteriaki Maling
Budi Edy Purnomo (41) warga Dukuh Kupang Utara 1/5 RT 05 RW 08 Kel Putat Jaya Kec Sawahan meninggal di duga di keroyok massa Kamis (2/4/2020). (Beritajatim/ist)

SuaraJatim.id - Budi Edy Purnomo (41), warga Dukuh Kupang Utara, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, meninggal dunia di duga di keroyok massa pada Kamis (2/4/2020) kemarin. Budi tewas setelah kepergok mencuri di rumah Rini Windayati (35), warga RT 12, RW 02 Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun beritajatim.com - jaringan Suara.com, Budi semula menyelinap ke rumah Rini (korban sekaligus saksi) usai keluar membeli kebutuhan memasak.

Sepulang dari toko belakang rumah, Rini kaget melihat pintu belakang rumah terbuka dan ada motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi L 3345 MI yang di parkir di depan rumahnya.

Rini mengira, motor yang parkr di depan rumah merupakan motor teman anaknya, dan dirinya tidak menaruh curiga. Saksi kemudian masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang dan menuju ke dapur untuk masak.

Baca Juga:Polda Jatim akan Tindak Tegas Pencuri Fasilitas Umum Pencegah Covid-19

Saat akan memasak, melihat ada orang keluar dari dalam rumahnya. Namun orang tersebut bukan teman anaknya.

Rini kemudian bertanya “mas sampean sopo” (Mas kamu siapa)?, lalu di jawab oleh Budi “Saya sudah sama bapak Bu”.

Kemudian Rini melihat Budi menenteng tas miliknya dan terus diikuti oleh Rini hingga keluar rumah dan menyalakan mesin motornya.

“Pelaku terus dicerca pertanyaan oleh Rini, jawabnya bernama Yudi dan sudah sama bapak. Melihat tas sudah ditenteng, Rini mencabut kunci kendaraan pelaku, dan kembali direbut oleh Budi hingga Rini meneriaki maling,” kata sumber di kepolisian.

Lanjut sumber itu, Rini kemudian teriak hingga mengundang warga yang mendengar dan bergegas datang ke TKP. Warga beramai-ramai mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya.

Baca Juga:Hits: Jebakan Telur Ceplok Chef Arnold, Tes Kepribadian Pilih Pencuri

“Budi diduga dikeroyok massa yang menangkap hingga akhirnya meninggal dunia di sekitaran TKP,” ungkapnya.

Dari tangan Budi, petugas kepolisian menyita tas warna biru merk polo star yang berisikan HP Blackberry, dompet merk mont blank berisikan uang tunai Rp 75.000 milik saksi, dan satu unit motor Honda Vario warna hitam Nopol L 3345 MI, yang diduga milik Budi.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi Putra menjawab melalui pesan WhatsApp, Nhaa ini masih belum jelas apakah di keroyok atau tidak. “Nah ini masih belum jelas apakah di keroyok atau tidak,” tulisnya.

Sementara di TKP tubuh Budi yang memakai jaket warna kebiruan dan bercelana levis, terlihat tengkurap di saluran air yang kondisinya seperti sudah tidak bernafas lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak