facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banjir Lamongan Belum Surut, Masih Rendam Sejumlah Desa, Anak Sekolah Pun Terhambat

Muhammad Taufiq Kamis, 20 Januari 2022 | 15:53 WIB

Banjir Lamongan Belum Surut, Masih Rendam Sejumlah Desa, Anak Sekolah Pun Terhambat
Banjir di Sukodadi Lamongan [Foto: Beritajatim]

Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan masih belum surut sampai sekarang. Banjir ini merendam sejumlah permukiman warga.

SuaraJatim.id - Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan masih belum surut sampai sekarang. Banjir ini merendam sejumlah permukiman warga.

Air yang menggenangi jalan setinggi 50 hingga 60 meter juga menghambat aktifitas warga. Bahkan, puluhan siswa yang hendak menuju sekolah pun harus rela berjibaku menembus banjir.

Salah satunya di kawasan Sukodadi Lamongan. Di kawasan itu banyak siswa mendorong kendaraannya gegara jalanan tergenang air, Kamis (20/1/2022).

Banjir yang melanda kawasan ini terpantau dari ujung selatan Jalan Nasional hingga lokasi SMK PGRI Sukodadi. Selain itu, licinnya jalan membuat para pengendara harus ekstra berhati-hati agar tak terpleset.

Baca Juga: Bripda Randy Bagus Ternyata Belum Dipecat, Polda Jatim: Masih Proses Kode Etik di Propam

"Hujan dua hari, jadinya seperti ini (banjir)," kata Fendi, warga Sukodadi seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.

Fendi menambahkan, bahwa banjir yang terjadi kali ini cukup parah, dan genangan air yang ditimbulkan pun bertahan lebih lama dari biasanya.

"Hujan dua hari saja sudah membuat ibukota Sukodadi banjir," imbuh Fendi.

Sekadar diketahui, Jalan Airlangga yang membentang dari pertigaan jalan raya Sugio-Banjarejo-pertigaan Sukodadi ini merupakan jalur alternatif yang cukup padat dilewati para pengguna jalan, mulai dari kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk bertonase besar.

Lebih jauh, sejumlah warga menilai, bahwa banjir yang melanda kawasan jalan Airlangga Sukodadi ini disebabkan oleh adanya sedimentasi saluran air yang berada di selatan jalan raya dan Rel KA, tepatnya di sebelah timur kampus Unisda.

Baca Juga: Kasus Kematian Novia Widyasari Ramai Lagi, Bripka Randy Kabarnya Belum Dipecat

"Selain itu juga perlu direnungi, coba lihat, warga juga asal bangun trotoar dan jembatan, tanpa mau mengeruk saluran," kata Hamim, salah satu warga Sukodadi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait