Jumlah korban penipuan berkedok lowongan kerja di PT Ajinomoto ini diperkirakan mencapai puluhan orang. Hal itu diperkuat dengan banyaknya transaksi keuangan di tiga nomor rekening Dessy Rohmawati oleh penyidik kepolisian.
Salah satu korban penipuan yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, jika jumlah korban penipuan yang dilakukan Dessy mencapai 90 orang. Banyaknya korban ini lantaran aksi penipuan yang dilakukan Dessy sudah berlangsung sejak lama.
"Kalau korbannya, informasi dari teman-teman itu ada sekitar 90 orang. Termasuk saya dan teman saya juga," kata salah satu korban penipuan.
Pria berusia 27 tahun ini menceritakan awal mula ia menjadi korban penipuan Dessy. Ketika itu pada Juli 2021, ia dikabari salah seorang temannya yang dulu bekerja di PT Ajinomoto sebagai pegawai kontrak. Ia dikenalkan dengan Dessy dan ditawari untuk menjadi karyawan di perusahaan tersebut.
Baca Juga:Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Bantuan Kementerian Agama untuk Pondok Pesantren di Kalimantan Barat
"Teman saya awalnya, dia korban juga. Juli 2021, ditawari kerja jadi karyawan di Ajinomoto. Tapi harus bayar Rp 35 juta. Saya tertarik karena gaji di sana tinggi, paling rendah itu sebulan gajinya Rp 8 juta," imbuhnya.
Pasca pertemuan itu, Dessy lantas memasukan para korban ke dalam grup whatsapp. Di dalam grup itu, terdapat sejumlaj orang lainnya yang juga memiliki tujuan sama, yakni ingin menjadi karyawan tetap di perusahaan Ajinomoto. Tak hanya satu grup whatsapp, namun Dessy memiliki lebih dari 5 grup whatsapp.
"Selang seminggu katanya mau tes kesehatan, diminta bayar Rp 5 juta biar lulus. Begitu seterusnya sampai Rp 35 juta, saya bayar transfer kuitansinya saya titipkan teman saya," jelas korban.
Untuk meyakinkan korban, Dessy juga menggelar pelaksanaan tes rekrutmen palsu. Dengan dalih work from home (WFH), pelaksanaan tes rekrutmen karyawan tetap dilakukan secara online. Kala itu Dessy beralasan masih dalam suasana pandemi Covid-19.
"Setelah tes selesai kami menagih janjinyankan, tapi sampai bulan Januari 2022 kemarin tidak ada kejelasan akhirnya teman-teman melaporkan ke polisi," katanya menceritakan.
Baca Juga:Rayakan Valentine Day Semalam, 13 Pasangan Mesum 'Ngamar' di Hotel Mojokerto, Rata-rata Pelajar SMA
Kendati saat ini Dessy sudah ditangkap dan dijebloskan ke dalam sel tahanan, para korban ini berharap agar uang mereka bisa kembali. Karena banyak dari mereka yang saat ini sudah kehilangan pekerjaan lantaran aksi penipuan yang dilakukan Dessy ini.