Indeks Terpopuler News Lifestyle

Ngebet Beli HP, Ahmad Basori Maling Kotak Amal di 5 Masjid

Reza Gunadha Senin, 06 Juli 2020 | 16:45 WIB

Ngebet Beli HP, Ahmad Basori Maling Kotak Amal di 5 Masjid
Ahmad Basori, lelaki berusia 33 tahun warga Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akhirnya ditangkap polisi setelah buron tiga bulan karena mencuri kotak amal masjid. [Beritajatim]

Pada saat tidur di masjid itu, pelaku selanjutnya mengintai keberadaan kotak amal dan memastikan bahwa keadaan sekitar lokasi masjid itu dalam keadaan sepi.

SuaraJatim.id - Ahmad Basori, lelaki berusia 33 tahun warga Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akhirnya ditangkap polisi setelah buron tiga bulan.

Basori ditangkap karena kerap mencuri kotak amal di dalam masjid. Hasil pencurian itu digunakannya untuk mempeli ponsel dan jajan di warung.

Pelaku berhasil dibekuk di saat sedang nongkrong di warung kopi yang berada di wilayah Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Pria yang mengaku sebagai petani itu mencuri kotak amal di masjid-masjid ketika butuh uang dengan modus tidur di masjid yang sudah diincarnya.

Data yang dihimpun beritajatim.com, aksi pencurian kotak amal yang dilakukan oleh Ahmad Basori itu sempat terekam kamera CCTV.

Terakhir pelaku mencuri kotak amal di Musala Al Furqon yang ada di pinggir jalan Dusun Rembes, Desa Gerikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

“Selama tiga bulan terakhir ini dari hasil pengakuannya pelaku sudah lima kali melakukan pencurian kotak amal di masjid. Modusnya pelaku naik sepeda motor dan tidurnya di Masjid,” kata Kapolres Tuban Ajun Komisaris Besar Ruruh Wicaksono kepada Beritajatim.com, Senin (6/7/2020).

Pada saat tidur di masjid itu, pelaku selanjutnya mengintai keberadaan kotak amal dan memastikan bahwa keadaan sekitar lokasi masjid itu dalam keadaan sepi.

Aksinya itu rata-rata dilakukan pada tengah malam saat kondisi sepi dan tanpa ragu pelaku membawa kotak amal yang berisikan uang.

“Uniknya pelaku itu sendiri sudah ahli dan bisa mengetahui kotak amal itu ada isinya atau tidak. Yaitu mengetahui apakah kotak amal ada isinya atau tidak ia memasukkan uang koin. Kemudian pelaku membawa kotak amal yang ada isinya dengan sepeda motor,” tambahnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait